Sungguh
indah jika anda diberi nikmat untuk umroh bersama keluarga, pastinya lebih
indah, mudah, berkah dan lebih murah karena akan mendapat promo discount dari travel
tour yang mengadakan paket tour umroh. Demikian juga dengan apa yang pernah
dinikmati Marissa Haque dan keluarga besarnya, Marissa Haque mensyukuri
nikmatnya perjalanan ibadah Umroh Keluarga Marissa Haque bersama Ikang Fawzi, anak anaknya Bella Fawzi,
Kiki Fawzi, Marsha Chikita Fawzi
Semoga
anda dapat juga mendapat nikmat Umroh seperti yang dirasakan umroh Keluarga MarissaHaque. Disaat Makin banyak pasangan selebriti memutuskan berpisah setelah
sekian lama berumahtangga tanpa gosip aneh-aneh.
Sebut saja contohnya Venna Melinda dan Ivan Fadilla, Wanda
Hamidah dan Cyril Raoul Hakim dan Ira Wibowo dan Katon Bagaskara. Perpisahan
pasangan-pasangan ini mengagetkan publik karena sebelumnya tak pernah terdengar
kabar orang ketiga atau friksi rumah tangga lain.
Bagaimana dengan Marissa Haque dan Ikang Fawzi yang juga
selama ini rumahtangganya juga cenderung steril dari gosip aneh-aneh? Ah,
semoga mereka tetap langgeng dan tak mengikuti jejak mereka yang berpisah,
seperti kekompakan mereka dalam berbagai acara publik. Walau Kisruh Blog Marissa Soal Vina-Memes terlihat
tidak habis habisnya, namun tidak ada masalah yng tidak ada solusinya.
Ahmad Zulfikar Fawzi populer dengan nama Ikang Fawzi,
lahir di Jakarta, 23 Oktober 1959) menikah dengan Marissa Haque 12 April 1987
silam.
Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua orang anak
yaitu Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi.
Seperti Tribunnews.com lansir dari Wikipedia, Marissa
Grace Haque (lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia, 15 Oktober 1962.
Karirnya lintas bidang, mulai dari model, aktris,
sutradara dan produser film dan televisi, konsultan hukum, dosen tamu di
berbagai universitas negeri dan swasta, dan seorang politikus di Indonesia.
Marissa memulai debutnya di dunia hiburan film lewat
Kembang Semusim (1981), kemudian ia membintangi banyak judul film di era 80-an.
Lewat film Tinggal Landas buat Kekasih, ia meraih penghargaan Pemeran Pendukung
Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1985 di Bandung. Marissa juga
mendapatkan Aktris Terbaik atau Best Actress di Festival Film Asia Pasific ke
62 tahun 1987 di Taipei, Taiwan.
Karier politiknya langsung melesat ketika bergabung dengan
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan terpilih sebagai anggota DPR-RI pada
tahun 2004. Sebagai pendatang baru dikancah perpolitikan Indonesia, Marissa
Haque yang saat itu masih bersekolah di Ohio, Amerika Serikat, Marissa berhasil
muncul kepermukaan jagad politik Indonesia.
Keberhasilan mendulang suara Marissa diwilayah Jabar 2 sangat
signifikan. Sebagai kader baru partai banteng bermoncong putih tersebut,
Marissa berhasil mendapatkan suara terbanyak ke 5 di daerah pemilihan Jabar 2
(Kabupaten Bandung) melebihi jumlah suara yang berhasil diperoleh Taufik Kiemas
suami dari mantan Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri.
Dalam pilkada Banten, 2006, ia menerima tawaran Partai
Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Sarikat Indonesia (PSI) untuk dicalonkan
sebagai wakil gubernur Provinsi Banten. Marissa mendampingi Zulkiflimansyah
sebagai kandidat wakil gubernur Provinsi Banten.
Marissa Haque sebagai Duta
Badak
Kegiatan lain Marissa adalah menjadi Duta Badak Jawa
(Rhinoceros Sondaicus) yang populasinya tinggal 50-60 ekor diderah Ujung Kulon,
Pandeglang, Provinsi Banten. Ia sangat aktif menyebarluaskan informasi pelestarian
badak cula satu ini bersama lembaga dunia WWF.
Dari kegiatan penyelamatan badak itu, Marissa kemudian
serius mempelajari seluk-beluk Llmu Hukum dan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan
Lingkungan Hidup di Program Doktor Pusat Studi Lingkungan atau PSL-IPB, Bogor.
Doktor Ilmu Sistem Lingkungan ini bersama alumni IPB
lainnya dan beberapa wartawan Lingkungan Hidup Marissa kemudian turut
mendirikan Yayasan Daun yang bergerak di dalam hal menyuarakan pentingnya
menjaga keseimbangan dan kelestarian hidup dalam konsep sustainable development
atau pembangunan berkelanjutan.
Marissa bersama Ikang Fawzi suaminya adalah sama sama
alumni dari Program Magister Bisnis Administrasi ( MBA ) dari Pasca Sarjana FEB
( Fakultas Ekonomi Bisnis ) Universitas Gajah Mada, Yogjakarta pada bidang yang
sama yaitu Strategic Management dengan fokus kepada Strategi Pemasaran Lembaga
Keuangan Syariah Non Bank atau BMT ( Baitut Maal wa Tamwil). Sementara Ikang
Fawzi berfokus kepada Strategi Pemasaran Properti-tainment.
Marissa telah diwisuda pada bulan October 2011 sebagai
Magister Bisnis Administrasi (MBA) Pasca Sarjana FEB (Fakultas Ekonomi-Bisnis)
- UGM (universitas Gajah Mada), Jakarta-Yogyakarta.[1] Bersama Ikang Fawzi
suaminya yang mengambil bidang berbeda Strategic Management, Marissa mengambil
jurusan Human Resource and Organizations. Lebih jauh, Marissa adalah alumni
Fakultas Linguistik Terapan Bahasa Inggris Universitas Katolik Atmajaya,
Jakarta.
Ia adalah seorang speech therapist (ahli kewicaraan)
dengan kekhususan anak-anak tunarungu. Sebuah universitas di Jakarta
mengajaknya membimbing para tunarungu dengan metode the American Sign Language.
Dan lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta dengan jurusan
Perdata.
Marissa Haque sebagai Sangat
Serius Bidang Akademik
Serius
dalam bidang akademik membuat Marissa kini tertarik menjadi seorang dosen.
Beberapa universitas swasta yang menawarkan untuk menjadi home base tempatnya
membagi ilmu baik bidang Ekonomi Islam maupun Hukum Bisnis. Diantaranya (1).
Universitas Muhammadiyah Bengkulu untuk Ilmu Ekonomi Islam maupun Hukum Bisnis
dan Ilmu Ekonomi Islam (2) Universitas Sahid Jakarta untuk Ilmu Hukum Bisnis;
(3) STAIT ( Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Terpadu ) Modern Sahid di Bogor
untuk Ilmu Ekonomi Islam. Dan sekarang Marissa menjalani profesi baru sebagai
dosen di IEF Usakti ( Islamic Economic and Finance Universitas Trisakti ) di
kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Beberapa jaringan radio di Jakarta dan Kota bandung juga
telah meminta Marissa untuk memiliki program siaran. Bila benar terjadi, maka
Marissa akan menjadi orang kedua yang bergerak di ruang siaran radio setelah
adik bungsunya Shahnaz Haque yang alumni Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan,
UI (Universitas Indonesia) berhasil terlebih dahulu terkenal di Radio Delta
dalam program Indonesia Siesta berpusat di Jakarta dengan luas jaringan seluruh
Indonesia.
Terimakasih anda telah membaca artikel Umroh ala Keluarga Marissa
Haque , berikut Biodata Marissa
Marissa lahir di Balikpapan dan
menjalani masa kecil berpidah pindah dari TK dan SD di
Palembang, Sumatera dan kemudian pindah ke Jakarta serta melanjutkan pendidikan
dasarnya di SD Tebet Timur Pagi III.[1] Marissa kemudian tinggal di
Jakarta mengikuti ayahnya yang berprofesi sebagai karyawan PT. Pertamina. Ia kemudian melanjutkan pendidikan
menengah pertama di SMP Negeri 73, Tebet, Jakarta dan menengah atas di SMA Negeri 8, Bukit
Duri, Jakarta
Selatan.
Ayah Marissa, Allen Haque, adalah
keturunan Belanda-Perancis. Sementara ibunya, Nike Suharyah
binti Cakraningrat, berasal dari Sumenep, Madura,Jawa Timur. Kakek
Marissa berasal dari India dan neneknya berdarah Belanda-Perancis. Ia adalah
kakak kandung dari Soraya Haque dan Shahnaz Haque.
Marissa menikah dengan Ikang Fawzi pada 12 April 1987. Pertemuan
mereka diawali saat berperan sebagai sesama aktor dan aktris pendukung dalam
film "Tinggal Landas Buat Kekasih" (1984) yang disutradarai oleh Sophan Sophian.[1][2] Pasangan Marissa-Ikang
dikaruniai dua orang anak perempuan Isabella Muliawati Fawzi dan Chikita Fawzi. sumber http://ikangfawzi.blogspot.com/
PERECAYAKAN
PERJALANAN UMROH ANDA BERSAMA IM-TOUR DAN TRAVEL IBIRO PERJALANAN –
PENYELENGARA PAKET UMROH PLUS DAN HAJI ONH PLUS I MURAH DAN
BERKAH I PAKET TOUR BALI I YOGYAKARTA I PAKET TOUR ANYER I PUNCAK BOGOR IBANDUNG I TURKI I HONGKONG I BRUNEI I BANGKOK I PAKET TOUR EROPA I
WALAU
UMROH ANDA TIDAK BERSAMA ARTIS, NAMUN JADIKAN DIRIMU SERASA ARTIS,
KARENA ANDA MEMANG ARTIS UNTUK DIRI ANDA, AYO BUKTIKAN.. ANDA BISA
BAHAGIA UMROH BERSAMA KAMI



Tidak ada komentar:
Posting Komentar